---((CAR FREE DAY - PASKER))--- OLEH KARANG TARUNA PANCA DHARMA DESA KETAPANRAME & BEKERJA SAMA DENGAN PEMERINTAH DESA KETAPANRAME, PEMERINTAH KECAMATAN TRAWAS, POLSEK DAN KORAMIL KECAMATAN TRAWAS KABUPATEN MOJOKERTO
======= TUNGGU KEHADIRAN CAR FREE DAY PASKER DESA KETAPANRAME ========

Kamis, 10 November 2016

BAPAK CAMAT DIPERKEBUNAN ASITABA

Camat Trawas (Tengah), Kepala Desa Ketapanrame dan Jajarannya
Program kerja “Jumat Sehat dan Berkah” yang dilakukan jajaran pegawai di lingkungan Pemerintahan Kecamatan Trawas dan Pemerintahan Desa Ketapanrame sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan semangat kerja dan menciptakan jiwa yang sehat  dengan melakukan jalan sehat secara bersama-sama. Agenda Jum'at sehat yang dilakukan pemerintah Kecamatan Trawas yang dilakukan dengan gantian  masing-masing Desa di wilayah kecamatan trawas, kali ini Jum'at sehat dan berkah dilakukan di Desa Ketapanrame dengan di ikuti oleh seluruh jajaran Pemerintahan Desa Ketapanrame (LPM, BPD, BUMDES, Karang Taruna, PKK) dan juga di ikuti oleh siswa-siswi dari MA Wahid Hasyim dan SMK Tambak Boyo Desa Ketapanrame dengan mengunjungi perkebunan Asitaba atau disebut juga selederi jepang  di lereng Gunung welirang.
Kepala Desa Ketapanrame mengatakan Jum’at Jum'at Sehat dan Berkah tersebut dilaksanakan selain ditujukan untuk mendorong pegawai melakukan kegiatan fisik, juga untuk memupuk rasa cinta  dan kebersamaan antar sesama dan antar warga. Selain juga mendukung program pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang sehat.
Manfaat dan kegunaan Getah ashitaba yang berwarna kekuningan mengandung xanthoangelol, xanthoangelols B dan D yang bersifat antibakteri, antitumor, dan antioksidan. Jadi pantas masyarakat Jepang yang rutin mengonsumsi ashitaba rata-rata berumur panjang hingga 80–90-an tahun. Di Jepang ashitaba dipanen dengan memotong ujung batang yang terdapat daun. bekas potongan itu mengeluarkan getah kekuningan. Batang tersebut esoknya akan mengeluarkan getah kembali. Sementara itu pertumbuhan daun sangat cepat. Bila hari ini panen daun, keesokan harinya muncul tunas baru. Itulah sebabnya ashitaba populer dipanggil sebagai tomorrow’s leaf.
Apa khasiat dan manfaat ashitaba? Ternyata tanaman yang banyak didaerah pengunungan di tanahair itu dapat memperbaiki fungsi hati dengan mempercepat regenerasi sel-sel rusak. Riset Sang Hoon Choi dan Kwan Ha Park dari Universitas Kunsan, Korea Selatan, melaporkan bahwa ekstrak ashitaba menurunkan kadar trigliserida darah dan meningkatkan kadar HDL (high density lipoprotein) alias kolesterol baik. Penelitian lain oleh Nauki Ohkura dan kawan-kawan yang dipublikasi dalam International Union of Biochemistry and Molecular Biology, Inc.Volume 37  memperlihatkan peran ashitaba dalam menjaga daya tahan tubuh terhadap penyakit. Riset lain oleh Hiroshi Ogawa dan rekan yang termuat dalam Jurnal Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology pada 2005 membuktikan ashitaba manjur mencegah stroke yang disebabkan hipertensi alias penyakit darah tinggi.


1 komentar:

  1. Wah..wah...Acara apa tuh, kok Pak Camat Sampai pergi ke Hutan....Tapi Bagus juga, selama ini memang belum ada Pejabat Publik di Trawas yang seperti ini

    BalasHapus