---((CAR FREE DAY - PASKER))--- OLEH KARANG TARUNA PANCA DHARMA DESA KETAPANRAME & BEKERJA SAMA DENGAN PEMERINTAH DESA KETAPANRAME, PEMERINTAH KECAMATAN TRAWAS, POLSEK DAN KORAMIL KECAMATAN TRAWAS KABUPATEN MOJOKERTO
======= TUNGGU KEHADIRAN CAR FREE DAY PASKER DESA KETAPANRAME ========

Minggu, 30 Oktober 2016

RIBUAN WARGA PADA CFD PASKER 30 OKTOBER 2016


Ribuan warga Trawas tampak antusias mengikuti Kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) pekan terakhir di bulan Oktober 2016 di sepanjang Jalan Kompi Murlan.
Dari pantauan, keramaian CFD telah terlihat sejak pukul 06.00 WIB. Kebanyakan warga menjadikan kawasan depan terminal Ketapanrame menjadi titik favorit berkumpul dan berolahraga.
Warga terlihat memasuki titik CFD dari berbagai ruas jalan,
CFD menjadi momen berolahraga, bersepeda, senam, atau sekadar berfoto-foto bersama di beberapa spot menarik sepanjang ruas jalan yang ditutup karena CFD.
Ada banyak cara yang dilakukan guna mengendalikan pencemaran udara, salah satunya adalah gerakan Car Free Day. Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor merupakan gerakan dunia yang bertujuan mensosialisasikan kepada masyarakat dalam hal menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan bermotor. Kegiatan ini biasanya didukung oleh aktivis lingkungan dan transportasi. Gagasan utama yang dipromosikan dalam gerakan CFD adalah mengembangkan budaya masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor, agar masyarakat kembali menghidupkan tradisi sehat dengan bersepeda dan berjalan kaki, serta menanamkan kesadaran masyarakat untuk bekerja, belanja/ beraktivitas dengan jarak yang lebih dekat dengan rumah hunian masyarakat, dengan demikian akan mudah diakses dengan berjalan kaki.

Sabtu, 29 Oktober 2016

MUSIK REGGAE PENUTUP CFD PASKER 30 OKTOBER 2016

Live Music Reggae menutup acara CFD Paker pada minggu kali ini. ditampilkan dari para pemuda-pemuda pencinta musik reggae dari Desa Tamiajeng, sambil goyangkan jari dan hentakkan kaki kita nikmati musik reggae....Uwwaaaaaseeek.....



KESENIAN TRADISIONAL PADA CFD PASKER 30 OKTOBER 2016

Tema acara CDF Pasker kali ini adalah 100 Barong. Kesenian Barong atau lebih dikenal dengan kesenian Barongan merupakan kesenian khas Jawa Tengah. Akan tetapi dari beberapa daerah yang ada di Jawa Tengah Kabupaten Blora lah yang secara kuantitas, keberadaannya lebih banyak bila dibandingkan dengan Kabupaten lainnya.
Seni Barong merupakan salah satu kesenian rakyat yang amat populer dikalangan masyarakat Blora, terutama masyarakat pedesaan. Didalam seni Barong tercermin sifat-sifat kerakyatan masyarakat Blora, seperti sifat : spontanitas, kekeluargaan, kesederhanaan, kasar, keras, kompak, dan keberanian yang dilandasi kebenaran.
Barongan dalam kesenian barongan adalah suatu pelengkapan yang dibuat menyerupai Singo Barong atau Singa besar sebagai penguasa hutan angker dan sangat buas.
Adapun tokoh Singobarong dalam cerita barongan disebut juga GEMBONG AMIJOYO yang berarti harimau besar yang berkuasa.
Kesenian Barongan berbentuk tarian kelompok, yang menirukan keperkasaan gerak seekor Singa Raksasa. Peranan Singo Barong secara totalitas didalam penyajian merupakan tokoh yang sangat dominan, disamping ada beberapa tokoh yang tidak dapat dipisahkan yaitu : Bujangganong / Pujonggo Anom Joko Lodro / Gendruwo Pasukan berkuda / reog Noyontoko Untub.
Selain tokoh tersebut diatas pementasan kesenian barongan juga dilengkapi beberapa perlengkapan yang berfungsi sebagai instrumen musik antara lain : Kendang,Gedhuk, Bonang, Saron, Demung dan Kempul. Seiring dengan perkembangan jaman ada beberapa penambahan instrumen modern yaitu berupa Drum, Terompet, Kendang besar dan Keyboards. Adakalanya dalam beberapa pementasan sering dipadukan dengan kesenian campur sari.
Kesenian barongan bersumber dari hikayat Panji, yaitu suatu cerita yang diawali dari iring-iringan prajurit berkuda mengawal Raden Panji Asmarabangun / Pujonggo Anom dan Singo Barong.
Kesenian ini di ikuti dalam berbagai macam perguruan pencak silat di seluruh kawasan Trawas dan sekitarnya, dan bahkan ada yang dari pasuruan. 



















PARA PEDAGANG SEMAKIN RAMAI DAN MEMBELUDAK

Pedagang yang sebelumnya hanya mencapai kurang lebih 50 lapak, untuk minggu ini tanggal 30 Oktober 2016 pedagang semakin membeludak hingga mencapai 111 lapak pedagang, ini menandakan bahwa CFD Pasker minggu ini ada peningkatan dan semakin ramai. Aneka macampedagang pun tumpah ruah pada CFD Pasker kali ini, ada yang menjual aneka Kuliner, Sayuran, Mainan anak-anak, Asesoris Hp, Bantal, Baju, hewan-hewan seperti ikan, hamster dan lain-lain.
Banyak pedagang yang merasa puas dengan hasil dagangannya, karena banyaknya pengunjung yang datang. Panitia dari Karang Taruna Panca Dharma sampai kuwalahan melayani banyaknya permintaan pedagang yang ingin dagang di are CFD Pasker.
Pengunjung CFD Pasker kali ini ada yang dari daerah Kec. Pacet dan sekitarnya, bahkan ada juga pengunjung yang dari kawasan luar Kabupaten, seperti Pasuruan, Sidoarjo dan Surabaya.
Waaaaaaaaaaao.....kereeen.....Hebat CFD Paker. 
Ucapan Terima Kasih buat Bapak Iwan Abdillah (Camat Trawas) dan Bapak H. Zainul Arifin, S.E (Kepala Desa Ketapanrame) yang tidak bosan-bosan untuk memberikan dukungan serta arahan agar panitia dapat berkoordinasi dengan maksimal untuk mensukseskan CFD Pasker yang dilaksanakan oleh Pemuda Karang Taruna Panca Dharma Desa Ketapanrame. semangaaaaaat..........






 

SEMARAK CAR FREE DAY PASKER 30 OKTOBER 2016, TAMBAH SERU DAN SEMAKIN RAMAI

Antusiasme masyarakat semakin hari semakin ramai dalam mengikuti Car Free Day Pasker yang dilaksanakan tanggal 30 Oktober 2016. Pengunjung untuk minggu ini semakai ramai, para penjual pun melonjak 100% dari munggu sebelumnya, mudah-mudahan untuk minggu-minggu berikutnya pengunjung dan pedagang semakai ramai.
Pada CFD Pasker kali ini menampilkan Senam Aerobik dari sanggar senam Desa Trawas dan Perwosi, ibu-ibu dan kawula muda sangat antusias dalam mengikuti senam Aerobik, apalagi pada saat sanggar senam Perwosi unjuk kebolehan untuk menginstrukturi warga yang mengunjungi CFD Pasker semua Pengunjung gegap gempita dalam mengikuti senam.






Senin, 24 Oktober 2016

AWAL MULA TERLAKSANANYA CAR FREE DAY PASKER


السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
Salam sejahtera buat kita semua.


Ada banyak cara yang dilakukan guna mengendalikan pencemaran udara, salah satunya adalah gerakan Car Free Day. Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor merupakan gerakan dunia yang bertujuan mensosialisasikan kepada masyarakat dalam hal menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan bermotor. Kegiatan ini biasanya didukung oleh aktivis lingkungan dan transportasi. Gagasan utama yang dipromosikan dalam gerakan CFD adalah mengembangkan budaya masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor, agar masyarakat kembali menghidupkan tradisi sehat dengan bersepeda dan berjalan kaki, serta menanamkan kesadaran masyarakat untuk bekerja, belanja/ beraktivitas dengan jarak yang lebih dekat dengan rumah hunian masyarakat, dengan demikian akan mudah diakses dengan berjalan kaki. 
Awal tercetusnya kegiatan CFD Pasker ini adalah muncul dari pemikiran Bapak Iwan Abdillah (Camat Trawas) yang memiliki ide bagaimana supaya Desa Ketapanrame ini bisa lebih ramai tanpa adanya polusi udara.
Akhirnya ide tersebut disambut baik oleh Bapak Kepala Desa Ketapanrame (H. Zainul Arifin, SE) dan akhirnya di realisasikannya. Panitia yang terjun dalam acara CFD adalah anak-anak Karang Taruna Panca Dharma Desa Ketapanrame. Sedangkan Dana yang dipakai kegiatan ini semuanya murni dari Kas Karang Taruna Panca Dharma Desa Ketapanrame.
Nama PASKER adalah ide dari bapak Kepala Desa. Nama Pasker singkatan dari Pasar Ketapanrame.
 Sedangkan Manfaat  yang diperoleh dari kegiatan Car Free Day ini adalah masyarakat bebas untuk berolahraga dan beraktifitas fisik. Kita tahu bahwa banyak sekali manfaat  yang didapat dalam berolahraga kalau dilaksanakan secara teratur dan benar. Beberapa manfaat berolahraga di antaranya bagaimana menjaga kenaikan berat badan dengan berolahraga yang teratur. Pada prinsipnya energy yang masuk energi harus sama atau lebih kecil dibandingkan dengan energi yang dikeluarkan. Sehingga tidak terjadi penumpukan lemak pada tubuh.
Demikian coretan kami. Terima Kasih
 

والسلام عليكم ورحمة الله وبركا ته