---((CAR FREE DAY - PASKER))--- OLEH KARANG TARUNA PANCA DHARMA DESA KETAPANRAME & BEKERJA SAMA DENGAN PEMERINTAH DESA KETAPANRAME, PEMERINTAH KECAMATAN TRAWAS, POLSEK DAN KORAMIL KECAMATAN TRAWAS KABUPATEN MOJOKERTO
======= TUNGGU KEHADIRAN CAR FREE DAY PASKER DESA KETAPANRAME ========

Rabu, 02 November 2016

Sejarah Terbentuknya Gerakan Car Free Day

SEJAK dua bulan terakhir setiap hari Minggu pagi, di Jalan Tgk Daud Beureuh di Kawasan Simpang Lima Banda Aceh ditetapkan sebagai jalur car free day alias jalur Hari Bebas Kendaraan. Alhasil jalananan tersebut dimanfaatkan oleh warga dan berbagai komunitas untuk membuat aneka kegiatan yang mengibur.
Setiap hari Minggu pagi selalu saja ada acara menarik di kawasan tersebut, entah itu pertunjukan musik, senam bersama, aksi donor darah dan tari Seudati massal yang selalu diikuti ratusan masyarakat.
Di Banda Aceh, car free day bukan hanya sebagai gerakan untuk meminimalisir laju kendaraan bermotor, sebagai upaya penyelamatan lingkungan. Tetapi juga menjadi ajang untuk mempertahankan nilai-nilai kebudayaan, salah satunya adalah dengan mengikuti tari Seudati massal secara rutin.
Selain itu juga menjadi ajang untuk saling silaturrahmi antar komunitas, di acara ini ratusan anak muda Banda Aceh dan sekitarnya biasanya selalu berkumpul untuk menunjukkan kreatifitas mereka masing-masing.
Di Banda Aceh gerakan car free day memang terbilang baru, bahkan gerakan ini belum diberlakukan di semua daerah di Aceh. Namun, gerakan ini sebenarnya telah berlangsung sejak akhir tahun 1970-an di Amerika. Saat itu di Amerika mulai mengalami krisis minyak. Pada tahun 1990-an gerakan serupa mulai merambah ke beberapa kota di Eropa. Sedangkan Car Free Day Internasional mulai diselenggarakan di kota-kota di Eropa pada tahun 1999.
Di Eropa program ini merupakan proyek percontohan kampanye Uni Eropa “Kota Tanpa Mobil” (In Town Without My Car). Kampanye ini terus berlanjut hingga kini dalam bentuk Minggu Mobilitas Eropa atau European Mobility Week.
Car free day telah dilaksanakan di lebih dari 1500 kota di 40 negara melalui penutupan sebuah ruas jalan, kemudian mengisinya dengan berbagai kegiatan seperti festival, bazaar, parade sepeda dan kegiatan lainnya.
Di Indonesia, kota pertama yang menyelenggarakan gerakan car free day adalah Surabaya pada tahun 2000 silam. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kampanye peningkatan kualitas udara kota yang bernama “Segar Suroboyoku Rek”. Di Jakarta car free day pertama kali digelar sejak tahun 2002. Acara itu pertama kali dilaksanakan oleh Koalisi LSM Lingkungan sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat dalam pembuatan kebijakan pemerintah.
Kegiatan utama car free day adalah penutupan jalan sementara. Untuk memanfaatkan suasana itu berbagai aksi menarik dilangsungkan seperti pertunjukan kesenian, hiburan, permainan, olah raga, parade dan lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar